BAYAR PAJAK SENYAMAN BELANJA ONLINE

Billing system tersedia dan hadir di tengah masyarakat sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan keakuratan pembayaran pajak kepada para wajib pajak.

Saat ini sudah lazim pembayaran berbagai transaksi dilakukan melalui layanan online yang disediakan oleh bank/pos. Mulai dari membayar tiket pesawat terbang, tiket kereta api, tagihan listrik/telepon dan berbagai tagihan lain sampai dengan transaksi belanja online, dapat dilakukan dengan mudah. Semua itu terasa nyaman dilakukan karena tersedia banyak cara dan kanal pembayaran. Ada pembayaran melalui mesin ATM, internet banking, bahkan gesek lewat mesin EDC pun bisa. Bagaimana dengan pembayaran pajak?

Tak jauh beda dengan gambaran di atas, kini pembayaran pajak pun dapat dilakukan secara online melalui berbagai layanan bank/pos pada umumnya. Hal ini dimungkinkan karena saat ini telah tersedia sistem pembayaran pajak secara elektronik. Layanan pembayaran pajak secara elektronik ini disebut “billing system”. Billing system tersedia dan hadir di tengah masyarakat sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan keakuratan pembayaran pajak kepada para wajib pajak.

Sebenarnya, billing system sudah mulai diujicobakan sejak tahun 2011 yang lalu. Saat itu, pembayaran pajak secara elektronik baru dapat dilakukan oleh wajib pajak yang terdaftar di beberapa kantor pelayanan pajak tertentu saja. Dilanjutkan secara bertahap, sampai pada pertengahan tahun 2013, barulah sistem ini diterapkan secara nasional. Dengan sistem pembayaran pajak secara elektronik, wajib pajakdapat melakukan transaksi pembayaran pajak melalui internet banking, mesin ATM dan EDC atau tetap melalui teller di loket pembayaran. Ini artinya, waktu dan tempat pembayaran pajak menjadi fleksibel karena bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Wajib pajak cukup membawa catatan kecil berisi kode billing (atau merekamnya) untuk di-input ke kanal pembayaran ketika melakukan pembayaran pajak.

Keunggulan lain dari layanan ini adalah terkait dengan kecepatan proses pembayaran. Wajib pajak dapat melakukan transaksi pembayaran pajak hanya dalam hitungan menit. Untuk pembayaran melalui teller, waktu antrean wajib pajak di loket pembayaran menjadi lebih singkat karena teller hanyacukup meng-input satu kode saja untuk mengonfirmasi data pembayaran. Dengan sistem ini, kesalahan entry data yang biasa terjadi di teller dapat diminimalisasi. Hal ini dimungkinkan karena ketika wajib pajak meng-input sendiri data pembayaran pajaknya di laman aplikasi billing DJP (http://sse.pajak.go.id), sistem di aplikasi secara otomatis dapat mendeteksi kekeliruan yang terjadi.

Apa yang harus dlakukan wajib pajak untuk dapat memanfaatkan layanan ini? Untuk dapat memanfaatkan sistem pembayaran pajak secara elektronik, wajib pajak terlebih dulu harus melakukan pendaftaran online dan membuat akun baru di laman aplikasi billing DJP (http://sse.pajak.go.id). Setelah memperoleh user ID dan PIN, akun wajib pajak di aplikasi tersebut dapat diaktifkan dengan cara merespon konfirmasi sistem melalui e-mail yang didaftarkan. Proses selanjutnya adalah pembuatan kode billing. Kode billing merupakan kode identifikasi yang diterbitkan melalui  sistem billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran yang akan dilakukan wajib pajak. Untuk memperoleh kode billing ini, wajib pajak meng-input sendiri data pembayaran pajaknya di situs http://sse.pajak.go.id. Melalui fitur pengisian surat setoran pajak (SSP) elektronik yang tersedia di situs tersebut, wajib pajak dapat menerbitkan sendiri kode billing dimaksud. Kode billing dapat langsung dicetak (print-out) atau disimpan wajib pajak dalam bentuk file komputer.  Setelah memperoleh kode billing, langkah berikutnya adalah melakukan pembayaran pajak. Untuk melakukan pembayaran/penyetoran pajak, wajib pajak dapat mendatangi langsung teller di loket-loket pembayaran atau pun melalui kanal pembayaran lainnya yang telah terhubung dengan billing system  DJP, yaitu internet banking, mesin ATM atau mesin EDC. Selanjutnya, di kanal-kanal pembayaran tersebut, teller atau wajib pajak cukup meng-inputkan kode billingsaja untuk mengonfirmasi data pembayaran pajaknya. Apabila data pembayaran pajak sudah dipastikan kebenarannya, langkah berikutnya adalah memberikan perintah pembayaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s