e-BUPOT, INOVASI LAYANAN PAJAK YANG MUDAH EFEKTIF DAN AMAN

Pemerintah melakukan terobosan dalam pengelolaan layanan perpajakan di Indonesia. Baru – baru ini  otoritas pajak meluncurkan aplikasi elektronik bukti potong (e-Bupot). Aplikasi e-Bupot merupakan fasilitas perangkat lunak berbasis web yang disediakan pemerintah yang dapat digunakan untuk membuat bukti pemotongan pajak sekaligus membuat dan melaporkan SPT masa PPh Pasal 23/26 dalam bentuk dokumen elektronik. Pembuatan aplikasi ini bertujuan untuk  memberikan kemudahan, kepastian hukum, dan meningkatkan pelayanan kepada para wajib pajak dan pemotong pajak (Wapu) dalam melaporkan pemotongan PPh Pasal 23/26.

Seperti diketahui dalam administrasi perpajakan, pemotongan dan pemungutan pajak merupakan salah satu proses yang paling sering digunakan oleh wajib pajak dan pemotong pajak. Bila merujuk pada statistik penerimaan, pertumbuhan penerimaan negara dari pajak yang dipotong/dipungut (withholding tax) ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, untuk PPh Pasal 23, pertumbuhan penerimaannya terus meningkat dari 6% di rentang 2007-2010, menjadi 36% di periode 2011-2014, sehingga totalnya mencapai 62% pada kurun 2007-2014.

Namun, meningkatnya jumlah penerimaan pajak di atas ternyata tidak dibarengi dengan meningkatnya kepatuhan dalam pelaporan PPh Pasal 23. Selain itu, masih belum ada integrasi yang sistemik antara pemotong pajak yang melaporkan SPT masa PPh Pasal 23 dengan bukti potong yang diterima oleh wajib pajak yang dipotong. Dengan demikian, peluncuran aplikasi e-Bupot ini diharapkan juga menjadi solusi untuk menyelesaikan segala permasalahan tersebut melalui sebuah sistem yang terintegrasi.

Lantas apa keuntungan penggunaan e-Bupot bagi wajib pajak? Bagi pemotong pajak maupun yang dipotong pajaknya, akan menikmati beberapa kenyamanan. Pertama, karena berbasis web, aplikasi ini bisa diakses di mana saja dan kapan saja. Wajib pajak tidak perlu memasang aplikasi tambahan dalam perangkat komputernya. Kedua, pemotong pajak bisa membuat bukti potong sekaligus melaporkan SPT masa PPh Pasal 23 melalui aplikasi ini, sehingga sangat memudahkan. Wajib pajak juga tak perlu datang ke kantor pajak untuk melaporkan SPT masanya.

Keuntungan lainnya, bagi wajib pajak yang penghasilannya dipotong PPh Pasal 23, dengan aplikasi ini akan memudahkan sinkronisasi antara data bukti potong yang dilaporkan oleh pemotong pajak dengan SPT tahunan wajib pajak yang dipotong tersebut. Nantinya, bukti potong dari pemotong pajak akan muncul secara otomatis di lampiran SPT tahunan wajib pajak yang dipotong ketika ia hendak menyampaikan SPT tahunan melalui e-filing.

Sementara dari sisi administrasi perpajakan, aplikasi e-Bupot akan membuat pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap kegiatan penerbitan bukti potong oleh pemotong pajak akan menjadi lebih baik lagi. Otoritas bisa melakukan validasi terhadap bukti potong, sehingga akan meminimalkan potensi kecurangan yang mungkin terjadi. Selain itu, data dari e-Bupot ini akan berguna dalam penerapan Automatic Exchange of Information (AEoI).

Sistem withholding tax selama ini terbukti efektif membantu pemerintah dalam memajaki transaksi yang sulit dikenakan pajak serta meningkatkan kualitas data dari transaksi pemotongan pajak pada umumnya. Untuk menjaga kelangsungan sistem withholding tax ini,diperlukanskema yang jelas, transparan, dan mudah mengingat tanggung jawab atas pemotongan/pemungutan pajak ini dilimpahkan kepada pihak ketiga. Untuk alasan itulah maka aplikasi e-Bupot diluncurkan. Melalui e-Bupot, pemerintah dapat berperan lebih aktif dalam melayani dan mengawasi kegiatan pemotongan pajak sehingga akan memudahkan wajib pajak dan otoritas dalam berbagai sisi sehingga ke depannya dapat menambah penerimaan pajak dan meningkatkan kepatuhan perpajakan di Indonesia, karena #PajakKitaUntukKita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s