Gubernur Sumsel Launching Stiker Hologram Tanda Lunas Pajak Kendaraan

https://news.detik.com/berita/d-5473788/gubernur-sumsel-launching-stiker-hologram-tanda-lunas-pajak-kendaraan

Jakarta – 

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meluncurkan pemasangan tanda lunas pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kantor bersama Samsat Wilayah Palembang I Kapten A. Rivai, Palembang. Adapun peluncuran stiker hologram tersebut merupakan inisiasi Gubernur Sumsel Herman Deru dan menjadi yang pertama di Indonesia.

“Ini baru pertama di Indonesia, dari 34 Provinsi dan 500 lebih kabupaten/kota seluruh Indonesia baru Provinsi Sumsel yang launching stiker pajak kendaraan,” ujar pria yang akrab disapa HD dalam keterangan tertulis, Jumat (26/2/2021)

Menurutnya, launching stiker yang akan dipasang di plat kendaraan bermotor tersebut bukan merupakan hukuman, melainkan sebagai reward wajib pajak dan patuh atas kewajibannya.

“Jika di jalan melihat ada stiker itu menandakan tahun pajak. Nah ini sebagai servisnya kita berikan berupa hologram, ini menandakan wajib pajak sebagai orang yang patuh,” ungkap HD.

Oleh karena itu, HD mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemilik kendaraan bermotor yang telah wajib membayar pajak. Ia juga mengatakan setiap pembayaran pajak tentu ada servis sehingga pajak dan servis itu imbang. Menurutnya, servis tidak hanya berupa pembangunan, namun juga merupakan garda terdepan petugas Samsat seperti keramah-tamahan yang ditunjukkan.

“Maka buatlah seluas mungkin inovasi sebagai penghargaan bagi wajib pajak. Bila perlu para wajib pajak itu dijadikan seperti raja,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, HD juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian Sumsel yang akan menerapkan aplikasi E-Tilang.

“Jadi Pemprov memberikan bantuan kepada Polda Sumsel untuk memberikan perangkat khusus untuk E-tilang. Sehingga kita menjadi kota modern, termasuk hologram ini bisa dengan mudah di zoom menggunakan kamera tersebut,” ucapnya.

Tak hanya itu, HD juga memerintahkan Kepala Badan Pendapatan Daerah serta pihak Kepolisian dan Polisi Pamong Praja Sumsel untuk bekerja sama menindak tegas dan mengecek seluruh mobil dinas berplat merah mulai dari tingkat provinsi hingga desa yang tidak membayar pajak. Adapun hal tersebut dilakukan untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat terhadap wajib pajak.

“Saya sudah instruksikan dimulai dari kendaraan aparatur pemerintah dulu yang berplat merah untuk ditertibkan bayar pajaknya di seluruh penjuru Sumsel mulai dari tingkat desa sampai provinsi tanpa pengecualian, bila perlu para bupati/wali kota untuk segera menggelar apel kendaraan, ini kita lakukan agar menjadi teladan bagi masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut HD menjelaskan dirinya juga akan memberikan reward bagi daerah yang tertib membayar pajak. Oleh karena itu, HD minta 29 Samsat di Sumsel untuk seluruh mengecek kendaraan dinas yang belum bayar pajak.

“Kalau ini optimal saya yakin PAD kita akan lebih baik meski di masa pandemi saat ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Sumsel, Neng Muhaiba menjelaskan stiker berbentuk hologram ini berlaku 1 tahun dan memiliki kode keamanan yang tinggi dan tidak dapat dipalsukan.

Neng menambahkan stiker tersebut merupakan gagasan yang telah ditindaklanjuti dalam SK Gubernur no 112/kpps/Bappeda/2020 tanggal 11 Februari tentang pemasangan stiker untuk wajib pajak. Di samping itu, program ini juga merupakan refleksi terobosan dalam meningkatkan pendapatan hasil daerah.

“Selain pertama di Indonesia, tujuan terbentuknya gagasan ini dalam rangka optimalisasi pendapatan asli daerah dan untuk mendukung pembangunan yang ada di Sumsel,” katanya.

“Serta mengingatkan kewajiban wajib pajak, sebagai suatu tanda pengingat untuk membayar pajak, mempermudah petugas yang ada di lapangan sehingga mengetahui kendaraan yang sudah membayar pajak,” pungkasnya.

Terkait hal ini, Neng melaporkan penerimaan sektor pajak kendaraan bermotor terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data 2018, tercatat penerimaannya sebesar Rp 873 miliar dan meningkat di tahun 2020 menjadi Rp 1,65 triliun.(akn/ega)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s