Tindakan Keras G20 Dapat Ciptakan Jenis Surga Pajak Baru

London: Kesepakatan penting menutup celah pajak lintas batas pada akhirnya kemungkinan besar akan gagal menghapus insentif bagi beberapa perusahaan terbesar dunia untuk mengalihkan keuntungan mereka ke luar negeri. Hal itu menggambarkan reformasi yang diusulkan sebagai ketidakadilan yang mengejutkan bagi negara berpenghasilan rendah.

Itu terjadi tak lama setelah Menkeu G20 mendukung rencana untuk memastikan perusahaan multinasional membayar bagian pajak yang adil di mana pun mereka beroperasi. Pakta tersebut, yang diperjuangkan oleh The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), diharapkan memberlakukan tarif pajak perusahaan global minimum sebesar 15 persen.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mereformasi sistem pajak global agar sesuai dengan era digital dan kemungkinan akan berdampak pada perusahaan di antaranya seperti Amazon, Google dan Nike. Harapannya adalah agar para pemimpin dunia menyelesaikan kesepakatan itu pada pertemuan puncak Oktober di Roma.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire menggambarkan kesepakatan itu sebagai revolusi pajak sekali dalam satu abad. “Tidak ada jalan untuk kembali,” kata Bruno Le Maire, dilansir dari CNBC International, Sabtu, 17 Juli 2021.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan dukungan dari pejabat keuangan terkemuka dunia menunjukkan kolaborasi multilateral bisa berhasil. Sejauh ini, 132 negara telah menandatangani ‘Kerangka Inklusif’ OECD, meskipun beberapa negara diketahui menyimpan keberatan serius atas ketentuan kesepakatan.

Kepala Eksekutif Tax Justice Network Alex Cobham, sebuah kelompok advokasi, telah menggambarkan diskusi dan kesepakatan tentang pajak minimum perusahaan global OECD sebagai hal yang bersejarah, tetapi gagal untuk memberikan reformasi yang adil dan efektif.

Dia telah memperingatkan kesepakatan dalam prospek akan mengejutkan dan memberikan bagian terbesar dari pendapatan kepada anggota OECD terbesar pada saat negara-negara berpenghasilan rendah sudah kehilangan bagian terbesar dari pendapatan pajak untuk penyalahgunaan pajak perusahaan.

“Elemen surga pajak perusahaan akan segera berakhir,” kata Cobham, saat ditanya apa arti proposal OECD untuk masa depan surga pajak.

“Masih akan ada beberapa insentif untuk beralih karena jika Anda membayar 25 persen di negara X maka 15 persen masih lebih baik, tetapi cara negara-negara pusat memperoleh pendapatan berdasarkan proposal ini berarti Anda akan mengalihkan keuntungan Anda secara efektif ke AS atau Prancis daripada membuang waktu Anda dan uang dengan memindahkannya ke Irlandia atau Bermuda di tengah jalan,” tuturnya.

“Jadi, ini benar-benar akan menjadi perubahan dramatis dalam model bisnis surga pajak perusahaan. Itu tidak akan menjadi akhir yang mutlak tetapi semakin erat kesepakatan itu didefinisikan, semakin komprehensif model bisnis itu akan selesai,” pungkasnya.

https://www.medcom.id/ekonomi/global/gNQ80jvK-tindakan-keras-g20-dapat-ciptakan-jenis-surga-pajak-baru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s