Dibui Kasus Pajak hingga Prostitusi, 3 Miliarder Ini Meregang Nyawa di Penjara

JAKARTA, iNews.id – Sejumlah pengusaha miliarder terpaksa terlibat dengan hukum karena beberapa kasus. Akibatnya mereka dibui, bahkan ada yang sampai meninggal dunia di penjara.  Misalnya kasus yang belum lama ini terjadi menimpa pengusaha perangkat lunak anti-virus John McAfee ditemukan meninggal dunia di penjara Barcelona, Spanyol, beberapa waktu lalu.

Insiden tersebut terjadi tak lama setelah Pengadilan Tinggi Spanyol memutuskan mengekstradisi McAfee ke Amerika Serikat (AS) karena kasus penggelapan pajak.  Selain McAfee, ada beberapa miliarder yang meninggal dunia di penjara.

Berikut ini, tiga miliarder yang meregang nyawa di penjara, termasuk McAfee:

1. John McAfee

McAfee ditemukan meninggal dunia di selnya pada Rabu (23/6/2021) sekitar pukul 13.00. Hasil otopsi menunjukkan, dia meninggal karena bunuh diri. Kematiannya terjadi setelah Pengadilan Tinggi Spanyol memutuskan mengekstradisi McAfee ke Amerika Serikat untuk menghadapi dakwaan di sana. Namun, menurut dokumen pengadilan, keputusan itu masih bisa diajukan banding di pengadilan yang sama.

Seorang petugas penjara mengatakan, McAfee memiliki teman satu sel. Namun teman narapidananya tidak ada di sel ketika McAfee ditemukan tewas.  McAfee ditangkap di Spanyol pada Oktober 2020 setelah didakwa di AS karena penggelapan pajak beberapa bulan sebelumnya. Dia diduga tidak membayar pajak selama empat tahun meski pendapatannya mencapai jutaan dolar AS antara 2014 hingga 2018 dari mempromosikan uang kripto, konsultasi, hingga menjual kisah hidupnya untuk sebuah film dokumenter.

2. Jeffrey Epstein

Miliarder AS Jeffrey Epstein dipenjara di Metropolitan Correctional Center, New York atas dugaan kejahatan seksual yang melibatkan anak di bawah umur. Pada 10 Agustus 2019 lalu, dia ditemukan gantung diri di selnya.   Epstein yang sedang menunggu jadwal persidangan ditemukan meninggal sekitar pukul 06.30.

Seorang pejabat federal mengatakan, tidak ada tanda-tanda Epstein dibunuh. Sebelum kematiannya, pengadilan mengungkap sejumlah fakta baru tentang klaim yang dituduhkan kepada Epstein.  Pada Juli 2019, jaksa federal di New York mendakwa Eipstein karena kasus perdagangan seks dan pelecehan seksual terhadap puluhan gadis di bawah umur. Eipstein membantahnya dan mendapat kesepakatan nonpenuntutan dengan jaksa federal di Miami pada 2008. 

Namun akhirnya Eipstein mengaku bersalah atas dua tuduhan prostitusi dan menjalani 13 bulan penjara. Dia juga terdaftar sebagai pelanggar seks dan membayar ganti rugi kepada para korban yang berhasil diidentifikasi oleh FBI.

3. Xu Ming

Miliarder China ini meninggal di penjara pada Desember 2015. Kantor berita Xinhua melaporkan, penyebab kematian pengusaha 44 tahun itu kemungkinan karena serangan jantung.  Mengutip The Guardian, Xu merupakan pendiri Shide Group dan mantan ketua klub sepak bola Dalian Shide, yang kemudian terjun ke dunia politik. Kedekatannya dengan politisi Partai Komunis Bo Xilai diduga membantu Xu memperluas kerajaan bisnis hingga membuatnya sempat masuk dalam daftar Forbes sebagai orang terkaya kedelapan di sana. 

Namun dalam perjalanannya, mereka terlibat kasus korupsi. Bo didakwa menerima suap dari Xu hampir 3,5 juta dolar AS dan sejumlah uang untuk membeli sebuah vila di Prancis dipenjara seumur hidup karena korupsi pada 2013. Sedangkan Xu seharusnya bebas pada September 2016.

https://www.inews.id/finance/bisnis/dibui-kasus-pajak-hingga-prostitusi-3-miliarder-ini-meregang-nyawa-di-penjara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s