OECD Sepakati Reformasi Pajak Global 15%

Paris, Beritasatu.com – Dorongan global untuk memberlakukan pajak internasional minimum pada perusahaan besar semakin mendekati kenyataan. Salah satu pihak yang tidak setuju, Hungaria, menyatakan setuju bergabung dengan reformasi yang kini melibatkan 136 negara.

Kesepakatan yang ditengahi Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) menetapkan pajak global sebesar 15%. Tujuannya untuk mencegah perusahaan internasional memotong tagihan pajak dengan mendaftar di negara-negara dengan tarif rendah. “Perjanjian hari ini akan membuat pengaturan pajak internasional kita lebih adil dan bekerja lebih baik. Ini adalah kemenangan besar bagi multilateralisme yang efektif dan seimbang,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) OECD Mathias Cormann, Sabtu (9/10/2021).

Pengumuman Hungaria datang sehari setelah Irlandia, yang tarif pajak rendahnya menarik perusahaan seperti Apple dan Google, setuju bergabung dengan upaya global.

OECD mengatakan, dengan tanda sepakat dari pemerintah Hongaria, sebanyak 136 negara yang mewakili 90% produk domestik bruto (PDB) global kini telah mendaftar dalam kesepakatan tersebut. Estonia juga bergabung dengan reformasi pajak pada Kamis (7/10/2021).

Menurut lembaga yang berbasis di Paris tersebut, Kenya, Nigeria, Sri Lanka, dan Pakistan adalah negara-negara terakhir di antara 140 negara yang menegosiasikan pajak. Pakistan telah berada di daftar penandatangan sebelumnya.

Organisasi itu mengatakan, negara-negara menargetkan penandatanganan konvensi multilateral pada 2022 dengan memperhatikan pelaksanaan reformasi pada 2023.

Momen Bersejarah
Pembicaraan selama bertahun-tahun mendapat dorongan awal tahun ini ketika pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mendukung tarif pajak minimum global setidaknya 15%.

Pandemi virus corona menambah urgensi pada reformasi pajak, karena negara di dunia membutuhkan sumber pendapatan baru untuk membayar program stimulus besar yang dikerahkan selama resesi global tahun lalu. “Perjanjian hari ini merupakan pencapaian sekali dalam satu generasi untuk diplomasi ekonomi,” tutur Menteri Keuangan Keuangan AS Janet Yellen dalam sebuah pernyataan.

“Mulai pagi ini, hampir seluruh ekonomi global telah memutuskan untuk mengakhiri perlombaan hingga ke dasar perpajakan perusahaan,” katanya.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebutnya sebagai momen bersejarah. Ia mengatakan, semua perusahaan harus membayar bagian mereka yang adil.

Asosiasi Industri Komputer dan Komunikasi (CCIA) yang berbasis di Brussel juga menyambut baik kesepakatan itu. “(Itu adalah langkah) untuk memastikan bahwa aturan pajak internasional mencerminkan ekonomi global saat ini. Ini adalah langkah penting menuju lebih banyak keadilan dan kepastian dalam sistem perpajakan global,” kata Wakil Presiden CCIA Christian Borggreen dalam sebuah pernyataan.

https://www.beritasatu.com/ekonomi/839209/oecd-sepakati-reformasi-pajak-global-15

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s