Pemerintah AS Usulkan Pajak Minimum Bagi Miliarder di Negaranya

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Joe Biden rencananya akan mengusulkan pajak minimum baru saat mengumumkan rancangan anggaran tahun 2023. Pajak minimum baru itu, sebagian besar akan menyasar miliarder di negara adidaya tersebut. Pajak minimum yang disebut sebagai Pajak Penghasilan Minimum Miliarder bertujuan untuk memastikan agar orang terkaya di AS tidak lagi membayar tarif pajak yang lebih rendah dari guru dan petugas pemadam kebakaran. Demikian dilansir dari CNBC, Minggu (27/3/2022).

Berdasarkan dokumen yang diterima CNBC, pemerintah AS mengenakan tarif pajak minimum 20 persen untuk para miliarder dengan pendapatan lebih dari US$100 juta. Lebih dari setengah pendapatan bisa datang dari miliarder dengan pendapatan lebih dari US$1 miliar. Retribusi yang diusulkan, diharapkan bisa mengurangi defisit sekitar US$360 miliar di negara adidaya tersebut dalam dekade berikutnya, menurut dokumen tersebut.

Dokumen tersebut menjelaskan, apabila para miliarder sudah membayar 20 persen dari pendapatan penuh mereka, maka mereka tidak perlu membayar pajak tambahan. Sebaliknya, jika mereka membayar kurang dari 20 persen, maka para miliarder akan berhutang ‘top-up payment’ untuk memenuhi pajak minimum tersebut. Akibatnya, pajak minimum baru tersebut akan menghilangkan kemampuan pendapatan yang belum direalisasi dari rumah tangga sangat kaya untuk tidak dikenai pajak selama beberapa dekade atau generasi.

Proposal pajak baru merupakan bagian dari rancangan anggaran tahun 2023 Biden, yang rencananya bakal dirilis pada Senin, waktu setempat. Menurut rilis dari Gedung Putih, rencana tersebut akan memangkas US$1,3 triliun dari defisit selama dekade berikutnya.

https://ekonomi.bisnis.com/read/20220327/620/1515467/pemerintah-as-usulkan-pajak-minimum-bagi-miliarder-di-negaranya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s