DJP Incar Pajak PSE yang Terdaftar di Kominfo

Jakarta, CNN Indonesia — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menyasar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai wajib pajak.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neilmaldrin Noor mengatakan PSE yang terdaftar di Kominfo sebagian sudah menjadi wajib pajak dan yang belum akan ditindak lanjuti.

“Setiap data akan diolah menjadi potensi perpajakan, baik potensi kepatuhan maupun potensi penerimaan,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/7).

Menurutnya, Kominfo dan DJP selama ini bersinergi terkait dengan data PSE. Dalam hal ini, Kominfo secara rutin menyampaikan data PSE baru ke DJP.

“Kemenkominfo merupakan salah satu ILAP yang rutin menyuplai data perpajakan kepada DJP,” jelasnya.

Sebelumnya, sederat aplikasi raksasa dalam maupun luar negeri telah melakukan pendaftaran ke Kominfo sebagai PSE. Ini sebagai syarat aplikasi tersebut bisa beroperasi di Indonesia.

Beberapa aplikasi yang sudah terdaftar di PSE Kominfo adalah Telegram, Spotify, TikTok, Netflix, Instagram, Facebook, Whatsapp hingga game online Mobile Legends, dan Genshin Impact.

Selain itu penyedia layanan streaming film HBO GO, perusahaan game asal Prancis Gameloft, app kencan Tinder, hingga aplikasi GetContact juga sudah terdaftar.

Sementara itu, pantauan CNNIndonesia.com di situs PSE Kominfo, Rabu (21/7) pukul 06.30 WIB, tidak ada perusahaan besar asing yakni Google maupun Google Indonesia tertera di situs.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220721101627-532-824238/djp-incar-pajak-pse-yang-terdaftar-di-kominfo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s