STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI

Langkah pengembangan sistem administrasi perpajakan yang dilaksanakan oleh Pemerintah pantas disebut sebagai sebuah langkah strategis. Sebab, paling tidak usaha ini mampu menjawab tuntutan perkembangan di era teknologi informasi dalam jangka menengah. Secara umum usaha ini mencakup dua aspek besar, yaitu aspek internal dan eksternal. Dari aspek internal, otoritas pajak berusaha menata ke dalam sistem adminitrasinya agar lebih efisien dan efektif selaras dengan misinya. Sedangkan dari aspek eksternal, terkait dengan mutu pelayanan kepada wajib pajak dan kepercayaan di kalangan masyarakat luas terhadap institusi pajak, serta untuk mengimbangi realitas di dunia luar yang terus berubah sedemikian cepat tanpa mengenal kompromi.

REFORMASI PERPAJAKAN: MENUJU SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN YANG MENOPANG PENERIMAAN PAJAK

Pajak sebagai ujung tombak penerimaan negara untuk kepentingan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan tidak bisa berhasil tanpa dukungan sistem administrasi perpajakan yang baik. Hal ini disebabkan oleh karena sistem administrasi perpajakan merupakan salah satu pilar penting sistem perpajakan yang memiliki akses langsung terhadap pemenuhan kewajiban perpajakan para wajib pajak. Sehingga apabila sistem administrasi perpajakan tersebut mampu mengakomodasi kepentingan para Wajib Pajak, niscaya kepatuhan pemenuhan perpajakan mereka akan semakin meningkat dan disinyalir akan berujung pada peningkatan penerimaan pajak. Untuk itulah, sangat penting kiranya reformasi perpajakan nasional yang terus berjalan dewasa ini selalu memperhatikan perbaikan sistem administrasi perpajakan.