BAYAR PAJAK SEBAGAI UNGKAPAN RASA SYUKUR

Sesuai falsafah undang-undang perpajakan, membayar pajak bukan hanya merupakan kewajiban, tetapi juga merupakan hak dari setiap warga negara untuk turut berpartisipasi secara langsung dan bersama-sama warga lainnya mendukung pembiayaan negara dan pembangunan nasional.

Sebagai umat beragama kita meyakini bahwa rezeki berasal dari Tuhan, bukan semata-mata hasil jerih payah kita. Setiap orang pun sudah ditetapkan kadar rezekinya masing-masing. Tentu, Tuhan sang pemberi rezeki menghendaki agar kita selalu mengingat-Nya dan tunduk patuh menjalankan ibadah kepada-Nya. Dalam sebuah ayat di kitab suci, Tuhan menjamin bahwa apabila kita bersyukur kepada-Nya, maka Dia akan menambah nikmat-Nya kepada kita.

Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat rezeki yang kita peroleh, Tuhan telah memerintahkan kita untuk berbagi. Membayar pajak adalah satu bentuk cara berbagi rezeki. Bukan sekadar berbagi kepada sesama, membayar pajak justru merupakan tanggung jawab menjaga keberlangsungan kehidupan bangsa ini dan masa depan anak cucu kita.

Syukuri nikmat rezeki yang kita peroleh dengan membayar pajak sebagaimana mestinya. Rezeki yang kita bagi tidak akan kemana-mana, karena manfaatnya akan kembali lagi kepada kita. Menurut ajaran agama, amal itu tergantung niatnya. Seseorang akan mendapatkan pahala amal sesuai dengan apa yang diniatkannya. Sungguh akan terasa menyenangkan apabila membayar pajak diniatkan sebagai amal sedekah.

Jadi mulai saat ini, cara pandang yang salah tentang pajak harus segera kita perbaiki. Secara pribadi, orang dapat memandang pajak dari tiga dimensi, yaitu: secara fisik menjadi beban atau kehilangan uang, secara kemanusiaan menjadi media untuk berbagi, dan secara spiritual melaksanakan perintah Tuhan. Maka beruntunglah orang yang melihat pajak dari sudut pandang kemanusiaan dan spiritual. Melaksanakan kewajiban pajak dengan benar akan membuat hati senang dan hidup menjadi lebih bermakna. Hal ini sebagai ungkapan rasa syukur karena mendapatkan karunia rezeki sehingga mampu untuk berbagi. Uang tidak memiliki arti apa-apa jika kita tidak punya motivasi yang kuat untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi banyak orang. Tuhan tidak akan salah membalas amal kita. Untuk itu buat apa bersedih, mari kita tersenyum, bergembira dan ikhlas membayar pajak agar hidup bahagia karena #PajakKitaUntukKita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s